Daftar Nama Tokoh Nasional Asli Madura Saat Ini

Advertisement

Ads

Daftar Nama Tokoh Nasional Asli Madura Saat Ini

Unzilatur Rahmah
Senin, 08 Oktober 2018

Foto: Instagram @mohmahfudmd
Berbicara soal orang Madura, memang sedikit banyak dikenal sebagai pribadi yang keras. Cenderung tegas, bahkan bagi sebagian orang terkesan kasar.

Tetapi di balik sikap keras orang Madura kepada orang lain, keras pula dalam meniti perjuangan hidup. Jadi jangan heran bila kamu menemukan masyarakat Madura yang juga sukses di berbagai bidang.
Mulai dari bidang politik hingga seni, orang Madura menuai berbagai kesuksesan. Diantara masyarakat Madura yang sukses di berbagai bidang ialah sebagai berikut:

Mahfud MD
Merupakan seorang pakar di hukum, akademisi sekaligus politisi. Ia pernah menjabat sebagai ketua MK masa 2008-2013.

Putra Madura asli ini juga pernah digadang-gadang sebagai calon wakil presiden 2019.
Meski ternyata kabar tersebut membuat Jokowi (calon presidennya) dianggap ‘PHP’.

Mahfud MD lahir di Sampang, 13 Mei 1957. Perjalanan karirnya dimulai dari Universitas Islam Indonesia sebagai dosen. Sedangkan karir politiknya dimulai saat dia menjadi bagian dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Karir kenegaraannya dimulai saat ia menjadi PLT staf ahli dan deputi menteri megar urusan HAM. Saat ini ia menjabat sebagai anggota dewan pengarah badan pembinaan ideologi pancasila (2018).

D Zawawi Imron
D Zawawi Imron akrab pula dipanggil dengan sapaan Pak De. Merupakan sastrawan, seniman dan budayawan asli Madura. Meski namanya telah dikenal di berbagai belahan dunia, ia masih memiliki alamat sesuai tempat lahirnya; Batang-batang Sumenep.

Sebagai seorang penyair, ia sering main-main ke luar negeri untuk menghadiri pertemuan penyair internasional. Salah satu karyanya yang cukup terkenal ialah ‘Celurit Emas’ serta ‘Madura Akulah Darahmu’.

Ada prinsip dasar Pak De yang patut dicontoh oleh generasi muda saat ini. Bila ia ditanya soal kesuksesannya, ia akan menyangkal bahwa itu sebab dirinya. Bila orang melihat dirinya sukses, bagi D Zawawi Imron, sesungguhnya ibunya lah yang sukses mendidiknya.

Ahsanul Qosasi
Pengusaha, politisi sekaligus ahli keuangan ini juga merupakan putra daerah Pulau Madura. Masa SD hingga pertengahan SMA, ia tempuh di Daramista, Sumenep.

Saat ini, Ahsanul Qosasi menjabat sebagai anggota III Badan Pengawas Keuangan (BPK). Satu jabatan penting setelah ia pernah m3njadi bagian dari DPR RI. Sebelum berkarir di bidang politik, Ahsanul Qosasi juga sempat bekerja melanglang buana di berbagai jenis perbankan.

Kalau kamu tahu PT Pojur, itu milik AQ. Yang menaungi Madura United sekaligus distributor salah satu LPG area Madura.

Imam Nahrawi
Salah satu menteri yang cukup terkenal di tahun 2018 ini ialah Imam Nahrawi. Dia merupakan Menteri Pemuda dan Olahraga sejak tahun 2014. Dia terkenal berkat kesuksesannya dalam mensukseskan ajang Asian Games 2018.

Imam Nahrawi merupakan putra Bangkalan. Lahir pada 8 Juli 1973. Ia juga sempat menjabat sebagai Sekjen DPP PKB. Imam Nahrawi juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI selama 2 periode.

Jamal D Rahman
Selain politikus, ada juga sastrawan berdarah Madura. Dia adalah Jamal D Rahman. Pimpinan Majalah Horison ini berdarah asli Madura, tepatnya Lenteng, Sumenep.

Yah. Sepertinya Sumenep memang rahim para seniman untuk daerah Madura. Dia alumni PP. Al-Amien Perenduan dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Juga menyelesaikan studi master pada bidang kebudayaan di Universitas Indonesia.

Sebagai sastrawan, ia menulis berbagai jenis tulisan. Mulai dari puisi, esai, kritik sastra hingga soal kebudayaan. Tulisannya dapat kita temukan di berbagai media.

Mien Rifai
Memiliki nama lengkap Mien Achmad Rifai, merupakan ilmuwan yang sebenarnya bercita-cita ingin menjadi seniman. Ia merupakan ilmuwan kelahiran Gapura, Sumenep Madura 1 Januari 1940.
Saat ini Pak Mien menjadi ahli di bidang botani. Selain menjadi ahli botani, ia juga menjadi peneliti aktif. Sehingga memperoleh berbagai penghargaan. Salah satunya ASEAN Senior Meritorious Award pada tahun 2001.

Yang menarik dari Pak Mien, ia meraih gelar doktoral di usia 26 tahun. Dan diangkat sengaja guru besar di IPB dalam bidang biologi di tahun 1993.

Meski menjadi ahli biologi, darah seninya tidak sepenuhnya hilang. Tak heran bila ia masih aktif sebagai pegiat Bahasa Indonesia. Sejak 1973, Pak Mien aktif sebagai Panitia Pembinaan Bahasa Indonesia.

Edi Mulyono
Tahu penerbit Diva Press? Salah satu penerbit besar yang berpusat di Jogjakarta. Dia adalah Edi Mulyono. Figur pengusaha sukses asal Sumenep, Madura.

Selain pengusaha, ia juga penulis buku. Edi Mulyono juga merupakan pendiri Kampus Fiksi. Kampus Fiksi merupakan sebuah program yang mewadahi para penulis pemula untuk menulis cerpen. Event ini diadakan sesuai keinginan pihak penerbit Diva Press.

Yang hebat dari program kampus fiksi, calon penulis akan memperoleh bekal ilmu kepenulisan dan penerbitan. Selama program, peserta memperoleh fasilitas penginapan, makan dan transportasi. Peserta juga akan memperoleh bimbingan secara online pasca pelaksanaan program.

Itu artinya, Pak Edi Mulyono bukan hanya seorang pengusaha. Ia juga mendefinisikan hidupnya untuk dunia literasi.

Itulah beberapa figur tokoh sukses di kancah nasional yang merupakan asli orang Madura. Masih banyak lagi figur-figur sukses asal Madura. Maka sepatutnya kita bangga menjadi bagian dari masyarakat Madura. Tidak perlu minder. Kalau mereka bisa menjadi orang sukses di bidangnya, kenapa kamu tidak?