Menikmati Keindahan Alam Laut Madura di Pantai 9 Giligenting Sumenep

Advertisement

Ads

Menikmati Keindahan Alam Laut Madura di Pantai 9 Giligenting Sumenep

Unzilatur Rahmah
Minggu, 29 Juli 2018

Salah satu keunggulan pulau Madura ialah dikelilingi lautan yang tidak terlalu dalam. Sehingga memiliki banyak potensi wisata alam pantai yang cukup banyak. Ombaknya juga tidak terlalu besar. Sehingga relatif aman.

Kali ini kita akan berjalan-jalan ke daerah Kab. Sumenep. Tepatnya di pulau Giligenting. Di sana ada wisata pantai yang terbilang baru. Namanya Pantai 9. Orang-orang juga menyebutnya dengan pantai Giligenting.

Keunggulan Destinasi Wisata Pantai 9
Masyarakat memperoleh nama pantai 9 ini dari gundukan pasir di pinggir pantai. Gundukan pasir berbentuk angka 9 tersebut dianggap unik. Kemudian muncullah nama Pantai 9.

Pantai 9 ini memiliki hamparan pasir berwarna putih. Ombaknya juga cenderung tenang. Kamu bisa menikmati keindahan pantai sambil bersantai di bawah pepohonan rindang. Pepohonan tersebut ada di sepanjang pinggiran pantai.

Bosan duduk santai, kamu juga bisa memutuskan untuk mandi sambil menikmati keindahan terumbu karang. Terumbu karang berada di area yang agak dalam. Namun tidak terlalu dalam karena masih bisa dilihat dari atas air.

Air di pantai Giligenting ini juga cenderung jernih. Sangat bagus bila kamu ingin menyelam untuk menikmati keindahan alam bawah laut pulau Giligenting.

Lokasi dan Rute Menuju Wisata Pantai 9
Pantai 9 terletak di pulau Giligenting Sumenep, tepatnya di desa Bringsang. Untuk menuju pulau Giligenting kamu perlu melakukan penyeberang menggunakan perahu masyarakat.

Dari Kab. Sumenep atau arah barat (Kab. Pamekasan), kamu menuju pelabuhan Tanjung, Sarongghi. Lalu melakukan penyeberang dari sana.
Tarif yang dipatok oleh masyarakat di hari-hari biasa hanya Rp.10.000 per orang.

Selain itu kamu juga bisa memesan perahu untuk rombongan. Dimana dengan memesan perahu, kamu bisa berangkat sesuai keinginan kamu.
Untuk sampai ke Pulau Giligenting dari pelabuhan Saronggi, membutuhkan waktu setidaknya 45 menit.

Itupun pada cuaca normal. Kalau gelombang sedang tinggi, bisa lebih dari itu. Bahkan bisa saja wisata pantai 9 ditutup sementara karena cuaca ekstrem.