Jamu Menjadi Menu ‘Wajib’ Bagi Ibu-Ibu Madura Pasca Melahirkan

Advertisement

Ads

Jamu Menjadi Menu ‘Wajib’ Bagi Ibu-Ibu Madura Pasca Melahirkan

Minggu, 29 Juli 2018

Melahirkan sudah menjadi kodrat setiap perempuan. Menikah, lalu hamil kemudian melahirkan. Itulah salah satu roda kehidupan semua perempuan.

Sebagai jalan menghadirkan makhluk baru ke alam dunia, proses melahirkan merupakan momen yang sangat spesial. Momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh perempuan yang sedang hamil.

Proses melahirkan menjadi perjuangan antara hidup dan mati. Bagi perempuan yang sedang hamil tua, seakan kuburan berada di bawah telapak kaki.

Saat proses melahirkan, kekuatan sudah pasti terkuras. Bila ibu dan bayi selamat, itu merupakan anugerah yang luar biasa dari Allah.

Bagi masyarakat Madura, untuk memulihkan kondisi fisik pasca melahirkan, ibu-ibu harus minum jamu. Kalau ssekarang sudah ada jamu paket lengkap untuk ibu melahirkan.

Jamu tersebut terdiri dari dari 3 tahap. Tahap pertama disebut jamu pecjhâ. Bermanfaat untuk melancarkan ASI. Tahap kedua dan ketiga merupakan jamu yang berfungsi untuk memulihkan kondisi ibu. 

Ketiga jamu tersebut rasanya agak sedikit pahit.

Selain 3 tingkatan jamu tersebut, ada juga jamu yang khusus untuk mempercepat keringnya luka. Disebut juga bu-abuh. 

Bu-abuh ini terdiri dari campuran garam, abu bekas pembakaran kayu dicampuri ramuan dari paket lengkap tersebut. Rasanya tidak pahit, tetapi asin.

Selain itu, jamu paket lengkap melahirkan juga terdapat ramuan untuk kulit. Ramuan tersebut disebut bedhâk parem. Ada parem attas dan parem bâbâ.

Parem atas dioleskan di area wajah hingga leher. Sedangkan parem bawah dioleskan di area perut ke bawah hingga paha.

Bedak parem biasanya ramuan yang sudah berbentuk bulat-bulat kecil dan kering cenderung keras. Sehingga untuk menggunakannya, harus dihaluskan dengan sedikit air. Kalau sudah, halus, dioleskan ke sekujur tubuh sesuai petunjuk.

Dalam paket lengkap jamu melahirkan, juga terdapat jamu untuk bayi. Nah yang ini, bisa menjadi pilihan. Apakah mau digunakan atau tidak.

Kalau jaman dulu sebelum ada jamu melahirkan paketan lengkap, dukun beranak katanya mengambil daun-daunan sepanjang perjalanan hendak memandikan bayi.

Menurut cerita, pasca melahirkan, ibu-ibu juga disiram menggunakan air bu-abu dengan kadar garam tinggi. Terutama di area genital. Tidak kebayang pedihnya.

Untuk mempercepat pemulihan ibu melahirkan jaman dulu, ibu-ibu juga diharuskan duduk di kulit degan yng sudah dihangatkan.

Kalau sekarang bisa dikompres menggunakan air hangat di dalam botol. Semakin simpel dan praktis.

Nah, buat Anda yang ingin mencari jamu lengkap untuk ibu melahirkan, bisa berkunjung langsung ke produsennya. Untuk daerah Pamekasan, ada di daerah Talang Siring.

Kamu bisa bertanya ke masyarakat sekitar untuk menemukan produsen jamu melahirkan tersebut.