Yuk! Liburan ke Kebun Binatang Surabaya [Promoted]

Advertisement

Ads

Yuk! Liburan ke Kebun Binatang Surabaya [Promoted]

Jumat, 12 Agustus 2016

Kebun Binatang Surabaya via blogspot.com
Berlibur ke kebun binatang tentunya menjadi salah satu pilihan terbaik untuk keluarga. Tidak hanya sebagai media hiburan, kebun binatang juga bisa jadi sarana edukatif untuk anak-anak. Terlebih karena atraksi binatang-binatang lucu nan unik akan membuat anak-anak senang dan merasa ingin tahu. Salah satu lokasi kebun binatang yang kamu bisa coba kunjungi, yaitu KBS (Kebun Binatang Surabaya). KBS pernah menjadi kebun binatang kebanggaan Indonesia karena dulumenjadi yang terbesar se-Asia Tenggara.

Seiring perkembangan zaman, KBS terus mengalami perubahan. Adapun perubahannya sangat lama dan melalui banyak suka duka. Bagi kamu yang ingin mengenal lebih dalam mengenai KBS, mari simak sejarah serta tips menarik untuk berlibur ke KBS.

Sejarah Kebun Binatang Surabaya
KBS didirikan dengan SK Gubernur Jendral Belanda tanggal 31 Agustus 1916 No. 40 dengan nama Soerabaiasche Planten-en Dierentuin yang berarti ‘Kebun Botani dan Binatang Surabaya.’ Inisiatif pertama pengumpulan binatang dilakukan oleh H.F.K. Kommer yang didukung oleh rekan-rekannya.
KBS awalnya berada di Kaliondo. Kemudian, pada 28 September 1917 berpindah ke Jalan Groedo. Pada April 1918, KBS pertama kali memungut biaya karcis kepada para pengunjungnya. Hal tersebut dengan mempertimbangkan berbagai biaya operasional yang dibutuhkan untuk merawat para binatang di KBS. Krisis pun pernah terjadi di KBS ini. Pada 21 Juli 1922, KBS sempat mengalami krisis hingga ingin dibubarkan karena biaya operasional yang terlampau tinggi. Namun, hal tersebut dicegah oleh pemerintah kotamadya.

Sejalan dengan berlangsungnya KBS, pada 11 Mei 1923 didirikan Perkumpulan Kebun Binatang berdasarkan rapat anggota Simpang Restaurant. Pada saat itu W.A. Hompes ditunjuk sebagai pimpinan untuk mengelola kebun binatang. Berbagai usaha untuk meningkatkan keberlangsungan KBS dilakukan oleh para pengurusnya. Hingga akhirnya, pada 1927, Walikota Dijkerman dan anggota dewan A. Van Genrep membujuk DPR Kota Surabaya untuk memberikan bantuan terhadap KBS. Hasilnya, dengan SK DPR tanggal 3 Juli 1927, atas jasa Oost-Java Stoomtram Maatschappij atau ‘Maskapai Kereta Api,’ KBS diberi lahan baru seluas 30.500 m2 di daerah Darmo. Luas tersebut meningkat hingga 15 hektar pada 1939. Lalu, pada 1940 dibuatlah taman dengan luas 85.000 m2.

Kebun Binatang Surabaya Saat Ini
Kandang Binatang via wikimedia.org
Sekarang ini, KBS terletak di Jalan Setail nomor 1 Surabaya. Lokasi ini sangat strategis mengingat letaknya yang berada di depan lambang Surabaya yang terkenal, yaitu Hiu dan Buaya. Tempat ini juga dekat dengan terminal Joyoboyo. Dengan pengawasan dari Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, KBS terus melakukan perbaikan tanpa menaikkan biaya karcis. Terlebih setelah banyaknya kasus binatang-binatang KBS yang mati pada 2010. Bahkan KBS pernah dijuluki sebagai Zoo of the Death. Hal tersebut diliput oleh Jakarta Post hingga media luar negeri, seperti Los Angeles Times.

Namun saat ini, di bawah pengawasan Tri Rismaharini, KBS telah menjadi kebun binatang yang lebih baik sehingga layak bagi tempat tinggal binatang. Pengunjung pun lebih banyak mengambil manfaat dan informasi dari KBS sekarang ini. Meski demikian, perbaikan masih belum selesai dan akan terus berlanjut.

Akomodasi Liburan ke Kebun Binatang Surabaya
Jerapah Kebun Binatang Surabaya via onlineathens.com
Jika kamu tertarik untuk berkunjung, jangan ragu-ragu untuk datang ke Surabaya. Untuk akomodasi, ada berbagai tempat menginap, baik penginapan maupun hotel. Pastikan kamu memesan terlebih dahulu hotel sebelum tiba ke KBS. Untuk itu, kamu bisa pesan tiket via online, contohnya lewat Traveloka. Dari situs Traveloka, kamu bisa lihat jika Hotel Mercure Surabaya merupakan salah satu hotel yang dekat dengan KBS. Hotel Mercure Surabaya sendiri merupakan salah satu hotel bintang empat terbaik yang dimiliki Surabaya.

Dengan kendaraan atau jalan kaki, kamu bisa mencapai KBS. Cukup dengan biaya Rp15.000,00, kamu dapat memasuki area KBS. Untuk jam bukanya dimulai dari 08.00-17.00 waktu setempat. Saat memasuki KBS, kamu akan menemui 2000 binatang yang mencakup 351 spesies. Kamu juga akan takjub karena menemukan berbagai binatang langka khas Indonesia, seperti komodo, anoa, tapir, dan babi rusa. Tentu saja, selain sebagai tempat koleksi, KBS juga merupakan tempat konservasi untuk menjaga kelestarian binatang-binatangnya.

Semakin banyak pengunjung, semakin banyak pula sumbangan yang diberikan untuk kelestarian binatang di KBS ini. Namun, perlu diingat, selama berada di KBS,kamu perlu untuk selalu mematuhi peraturan yang ada. Salah satu contoh sederhana yang masih sering dilakukan pengunjung adalah memberi makanan sembarangan kepada binatang. Jika ingin sekali mencoba memberimakan binatang, konsultasikanlah kepada petugas kebun binatang untuk mengetahui jadwal makan dan makanan apa yang boleh diberikan

Dengan lokasi yang sangat strategis, kamu dapat dengan mudah menjangkau KBS. Lokasinya hanya berjarak kurang lebih 5 kilometer dari pusat kota Surabaya. Selain KBS, kamu bisa mengunjungi tempat-tempat menarik lainnya, seperti Monumen Bambu Runcing dan Monumen Kapal Selam.