Menangkap Ikan di Sungai Untuk Mencari Hiburan

Advertisement

Ads

Menangkap Ikan di Sungai Untuk Mencari Hiburan

Unzilatur Rahmah
Senin, 23 Mei 2016


Bagi orang jaman dulu, ikan gabus yang sering kita temukan di sungai merupakan salah satu sumber makanan. Sebab bisa dimanfaatkan sebagai lauk-pauk saat makan. Ikan Gabus menjadi alternatif lauk-pauk, dimana pada saat itu, masyarakat masih mengalami kesulitan dalam membeli lauk ikan laut. Berbagai cara dilakukan masyarakat dalam menangkap ikan di sungai. Ada yang menjaring dengan jala ikan, menggunakan kain seadanya, atau memancing.

Namun pada saat ini, menangkap ikan di sungai lebih banyak dilakukan oleh anak-anak. Anak-anak menangkap ikan merupakan salah satu wahana hiburan atau bermain. Ikannya kadang sekadar dibuat mainan. Dibuatkan kolam ikan kecil yang akhirnya, ikan tersebut hanya menjadi makanan ayam. Ada juga ikan yang diletakkan di penampungan air kamar mandi dengan tujuan agar ikan-ikan tersebut memakan jentik nyamuk.

Cara anak-anak dalam menangkap ikan di sungai masih sangat sederhana. Ada yang menggunakan pancing. Ada pula anak yang menjala menggunakan kain tipis; bisa berupa kerudung milik ibunya. Dalam menjala ikan menggunakan kain tipis, biasanya lebih mudah bila terdiri dari dua orang. Masing-masing anak memegang dua ujung kain. Kemudian menjala ikan dengan menyusuri bagian sungai yang dangkal; dimana banyak ikan gabus berkeliaran.

Selain anak-anak, ada juga orang tua atau pemuda yang masih suka menangkap ikan. Tentu juga bukan untuk dikonsumsi. Melainkan sekadar mencari hiburan dengan memancing di sungai. Atau menangkap ikan menggunakan jala atau kain, sedangkan ikan hasil tangkapannya hendak diletakkan di bak kamar mandi.

Kebiasaan menangkap ikan untuk tujuan non-konsumtif di sungai ini masih berlangsung hingga sekarang. Ada juga orang yang mengobat sungai dengan obat khusus untuk menangkap udang sungai untuk dikonsumsi. Sedangkan ikan-ikan yang turut mabok dibiarkan begitu saja atau tidak ditangkap. Ini karena sudah banyak sekali jenis ikan laut yang banyak dijual di pasar. Rasa ikan laut tentu lebih nikmat dibandingkan dengan rasa ikan sungai.


eMadura.com - Author : Unzilatur Rahmah | Foto : © 2016 - Ahmad/eMadura.com