Manfaat Kapur Barus (Oleh Masyarakat Madura)

Advertisement

Ads

Manfaat Kapur Barus (Oleh Masyarakat Madura)

Unzilatur Rahmah
Sabtu, 20 Februari 2016

Sekilas, Kapur Barus (ghâmpén) merupakan benda yang tidak begitu berharga. Rp.1000 sudah bisa mendapatkan sekantong plastik Kapur Barus. Sekantong plastik Kapur Barus bisa digunakan berbulan-bulan untuk berbagai kebutuhan. Tentu jika kebutuhannya tidak banyak. Bila butuh Kapur Barus dalam jumlah banyak, 1 karung mungkin sudah cukup.

Namun betapapun tidak berharganya Kapur Barus, masyarakat tetap membutuhkannya. Entah untuk kebutuhan sehari-hari atau untuk kebutuhan tertentu. Masyarakat Madura pun tak bisa sepenuhnya lepas dari Kapur Barus. Di beberapa hal, Kapur Barus merupakan barang yang harus ada.
Kapur Barus terbuat dari batu kapur pegunungan yang dibakar hingga matang. Proses pembakaran setidaknya berlangsung selama 1x 24 jam. Banyak sekali manfaat yang diberikan oleh Kapur Barus. Masyarakat Madura sendiri memanfaatkan Kapur Barus untuk keperluan-keperluan berikut ini:

Sebagai Campuran Semen dan Pasir Ketika Membuat Lolo
Jika Anda merupakan masyarakat Madura asli, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah Lolo. Lolo merupakan adonan campuran antara semen, pasir dan air. Lolo digunakan untuk mendirikan bangunan tembok. Entah sebagai perekat batu bata atau untuk memplester tembok bangunan.

Dulu sebelum ada semen, masyarakat Madura memanfaatkan Kapur Barus sebagai ganti semen. Yang digunakan biasanya kapur yang sudah berusia lama. Setidaknya sudah didiamkan selama 6 bulan sampai 1 tahun. Saat ini meski sudah ada semen, sebagian masyarakat di Madura masih menggunakan kapur sebagai campuran tambahan. Alasannya tentu untuk menghemat dana. Meski kita akui bersama, kemampuan merekatkan yang dimiliki semen lebih kuat dibandingkan kapur barus.

Memutihkan Dinding Bangunan
Baru-baru ini sudah muncul cat tembok dengan aneka warna. Jauh sebelum itu, tembok-tembok bangunan hanya berwarna putih. Setiap setahun sekali, masyarakat Madura ngorap/ alapur (mewarnai) tembok dengan kapur barus. Kapur barus diberi air hingga sedikit kental seperti cat tembok. Setelah itu dibalurkan ke dinding menggunakan kuas. Baik itu dinding tembok maupun dinding bambu.

Sebagai Bahan Tambahan Ketika Makan Daun Sirih
Sudah menjadi kebiasaan perempuan Lansia di Madura memakan Daun Sirih. Beberapa diantaranya sekadar memakan Daun Sirih dengan tujuan menguatkan gigi. Tanpa diberi campuran apapun. Namun ada juga perempuan Lansia yang memakan Daun Sirih dengan beragam campuran. Salah satu campuran Daun Sirih ialah sedikit kapur barus. Entah seperti rasanya. Jika pembaca penasaran, bisa mencoba sendiri di rumah.

Memanfaatkan Air Kapur Barus Sebagai Jamu
Ketika merasa perut kurang nyaman, masyarakat Madura juga memanfaatkan Air Kapur Sirih yang sudah bening. Untuk mengobati perut mulas atau perut kembung, Air Kapur Sirih yang sudah bening langsung diminum. Caranya, kapur barus sepertiga gelas dituangi air sampai gelas penuh. Setelah itu didiamkan hingga kapurnya mengendap dan airnya bening. Baru setelah itu diminum. Rasanya memang cukup pahit. Namun penulis sudah membuktikan kalau kapur barus bisa mengobati sakit perut.

Menghilangkan Bau Badan
Sebelum ada deodorant, masyarakat Madura cukup kreatif dalam mengatasi bau badan. Caranya ialah dengan memanfaatkan kapur barus. Tanpa diteliti pun, kapur barus memiliki senyawa yang dapat membunuh bakteri penyebab bau badan. Caranya ialah dengan mengoleskan kapus barus pada ketiak.

Kelebihan kapur barus dibandingkan deodorant, kapur barus tidak mengandung bahan kimia berbahaya. Jadi aman digunakan setiap hari. Hanya saja, penggunaan kapur barus memang kurang praktis. Kecuali jika Anda menyimpan kapur barus ke dalam wadah bekas kosmetik. Jadi Anda bisa menyimpannya di kamar tanpa terlihat mencolok.

Pencegah Masuk Angin Pada Bayi yang Akan Beraktivitas Keluar Rumah
Ketika anak balita hendak keluar rumah (meskipun hanya ke tetangga), di telinga si balita kadang diolesi kapur barus. Menurut masyarakat Madura yang melakukan hal itu, agar si anak tidak masuk angin. Berkaitan dengan pembuktian ilmiah, belum ada yang bisa menjelaskan.

Menghilangkan Bau dan Kuman Pada Tempat Tertentu
Jika Anda memelihara ayam, bisa juga menggunakan kapur barus untuk membunuh bakteri di kandang ayam. Kapur barus juga ampuh untuk menghilangkan bau di kandang ayam, selokan atau tempat bau lainnya.


Itulah beberapa cara masyarakat Madura memanfaatkan kapur barus. Tertarik untuk mencoba? Tenang saja. Kapur barus cukup ramah lingkungan dibandingkan bahan kebutuhan rumah tangga buatan pabrik.


Author : Unzilatur Rahmah | Foto : © 2016 - Ahmad/eMadura.com