Cantik Alami Dengan Wudhu

Advertisement

Ads

Cantik Alami Dengan Wudhu

Sabtu, 20 Februari 2016

Perempuan manapun pasti menginginkan dirinya tampil cantik dan menarik. Kendatipun ada sebagian besar wanita masa bodoh dengan kecantikan yang dimilikinya. Namun bagi wanita pada umumnya mereka ingin sekali terlihat cantik. Kata “iya” akan menjadi jawabannya saat ditanya ingin cantik atau atau tidak. Dengan kecantikannya, maka wanita dengan mudah mendapat perhatian dari lawan jenisnya.

Wajah yang berseri bagaikan mentari membuat wanita bisa tampil lebih percaya diri. Untuk memoles penampilan, berbagai cara dilakukan. Seperti menjadikan salon sebagai solusinya, membeli sejumlah peralatan kecantikan dengan biaya yang tidak sedikit. Mereka akan membeli walau menguras isi dompet. Sebagian  wanita bahkan tidak perduli seberapa besar uang yang mereka keluarkan. Baginya, penampilan dan kecantikan harus dinomorsatukan.

Di belahan dunia ini, sudah tak terhitung bayaknya produk untuk kecantikan bermacam-macam. Baik yang terbuat dari bahan kimia,buah-buahan, mutiara sampai emas. Membuat wajah tampak bersih, putih, bersinar dan awet muda adalah alasannya. Iklan-iklan menimbulkan daya tarik yang luar biasa bagi wanita. Padahal cepat atau lambat, efek samping akan nampak.

Islam sendiri sebenarnya sudah menyediakan tips awet muda, dan itu sangat alamiah. Seperti apakah itu? Wudhu’ adalah jawabannya. Secara fiqhiyah, orang berwudhu’ berarti suci dari yang kotor. Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 6 menjadi landasan hukum berwudhu’.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ (٦

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, Maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub Maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, Maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur. (QS. Al-Maidah: 6)

Namun di samping itu, ternyata berwudu memiliki sejuta manfaat bagi kesehatan diri kita, hati dan wajah kita. Dengan membiasakan berwudhu’ wajah terlihat segar, berseri-seri dan cantik alami. Caranya cukup sederhana; yaitu dengan membasuh wajah minimal 5 kali sehari dengan air wudhu.

Seperti pada umumnya ketika berwudhu’, yang petama ialah mengucapkan niat dan doa, sambil mencuci kedua telapak tangan. Dengan niat tersebut, air wudhu’ akan berubah menjadi butiran-butiran mutiara yang indah. Sehingga ketika membasuh wajah mutiara-mutiara air wudhu akan membersihkan debu yang menempel pada kulit. Air wudhu juga mampu mengangkat kotoran yang bersemayam di pori-pori kulit.

Sebagai umat Muslim, kita harus sadar bahwa air wudhu’ juga mampu menghapus dosa yang dilakukan oleh anggota wajah. Hal ini diriwatakan oleh Abu Hurairah ra, Rosulullah bersabda: "Apabila seseorang hamba muslim berwudhu, maka tatkala ia membasuh wajahnya keluarlah dari wajahnya dosa yang diakukan matanya bersamaan dengan air itu atau dengan tetesan terakhirnya" (HR. Muslim).

Sejatinya, Manfaat air wudhu’ memiliki dampak dimensional. Selain membersihkan wajah dari penyakit juga akan menjaga kesehatan rohani dari sejumlah penyakit. Sebab, air wudhu’ adalah aktifitas bersuci yang sangat dianjurkan oleh Islam. Bahkan untuk melaksanakan ibadah tertentu, wudhu’ menjadi prasyarat sah tidaknya sebuah ibadah.

Cantik itu sederhana, tak perlu berlebihan. Karena Allah juga tak suka dengan hal-hal yang berlebihan. Berharap dalam semoga, wanita tidak terlalu berlebihan untuk mempercantik dirinya. Karena cantik itu timbulnya dari dalam hati. Jika cantik akhlak, maka wajah akan memancarkan kecantikan pula. 


Author : Gafur Abdullah | Foto : © 2016 - Ahmad/eMadura.com