Berkenalan Dengan Aditya Muslim, Comic Asal Madura

Advertisement

Ads

Berkenalan Dengan Aditya Muslim, Comic Asal Madura

Unzilatur Rahmah
Rabu, 28 Oktober 2015

Foto: Akun Twitter Aditya Muslim
Beberapa waktu yang lalu, Madura ramai oleh keikutsertaan Irwan Sumenep dalam kontes bernyanyi, Dangdut Academy 2 di Indosiar. Masyarakat Madura digemparkan oleh euforia Irwan DA2. Mulai dari masyarakat kecil sampai elit pemerintahan, turut serta mendukung Irwan demi sampai bertahan di panggung DA2. Kabar dari kabupaten sebelah, bahkan tukang becak mengorbankan uang hasil keringatnya untuk mendukung Irwan. Bahkan Bupati Sumenep memberikan dukungan penuh untuk Irwan menggunakan otoritasnya sebagai bupati. Namun demikian, ada juga beberapa masyarakat Madura yang memberikan komentar negatif atas keikutsertaan Irwan dalam kontes tersebut. Terlepas dari pro-kontra atas langkah yang dipilih Irwan untuk menjadi artis dangdut, animo masyarakat nyatanya cukup baik dan tinggi. Manakala ada putra asli Madura yang memiliki pencapaian positif di panggung hiburan tanah air.

Tahukah Anda? Selain Irwan, Madura sebetulnya juga memiliki artis yang cukup eksis di dunia hiburan tanah air. Ia adalah Aditya Muslim. Seorang stand up comedian asal Madura, tepatnya Kab. Bangkalan. Sayangnya, saat Muslim mengikuti kontes Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) di Kompas TV, tak banyak masyarakat Madura yang tahu. Sehingga euforia Muslim tidak se-booming saat Irwan mengikuti kontes DA2. Ada beberapa faktor yang menyebabkan Muslim tidak seterkenal Irwan di Madura. Salah satunya ialah, channel Kompas TV yang jarang ditemukan di rumah-rumah masyarakat Madura. Selain itu, acara SUCI menggunakan penilaian juri secara murni. Tidak menggunakan dukungan melalui polling SMS. Sehingga tidak ada pihak supporter Muslim yang melakukan branding di Madura.

Aditya Muslim sendiri dulu merupakan seorang mahasiswa D3 Keperawatan di Surabaya. Saat tinggal di Surabaya itu lah, Muslim mengenal dunia Stand Up Comedy dan mulai menekuninya sebagai sebuah hobi. Muslim kemudian memberanikan diri ikut audisi SUCI season 3 di Kompas TV pada tahun 2013. Dari situ lah karir Muslim sebagai comic dimulai. Keikutsertaan Muslim dalam acara SUCI season 3 menghantarkan dia masuk hingga 6 besar. Pasca SUCI season 3, Muslim kemudian memulai karirnya di Ibu Kota sebagai komika atau komedian tunggal. Setelah itu, Muslim juga membentuk kelompom trio komika bernama Overacting. Muslim membentuk Overacting bersama Pras Teguh dan Arif Alfiansyah, serta sudah melakukan tour ke beberapa kota besar di Indonesia.

Di awal keikutsertaannya di SUCI Season 3, Aditya Muslim mengkampanyekan slogan Madura Move on (MM). Slogan ini merupakan bentuk protesnya kepada dunia hiburan tanah air. Dimana ketika masyarakat Madura diangkat ke muka panggung hiburan, lebih sering menjadi penjual sate. Padahal menurut Muslim, talenta masyarakat Madura lebih dari sekadar penjual sate.

Untuk mengangkat citra Madura, Muslim membuat materi-materi stand up comedy dengan ciri khas ke-Madura-an. Contonya tag line Muslim yang cukup terkenal yakni 'Aselole Joss'. Termasuk bagaimana Muslim menceritakan kecintaan masyarakat Madura terhadap besi dengan sajian komedi. Selain 2 hal tentang Madura tersebut, Muslim juga memperkenalkan wisata kuliner khas Bangkalan, Bebek Sinjai. Tentunya juga disajikan dalam bentuk komedi di materi stand up garapan Muslim.

Pertengahan September 2015 lalu, pemuda kelahiran Bangkalan  10 Maret 1991 ini, diundang untuk mengisi acara sebuah kampus negeri di Pamekasan. Acara tersebut bertema 'Sukses Rasa Madura'. Dalam acara yang diadakan organisasi mahasiswa ini, Muslim menceritakan aktivitasnya saat ini. Selain masih aktif menjadi komika di Jakarta, Muslim juga sambil lalu melanjutkan pendidikan S1 di Jakarta tetap sebagai tenaga kesehatan. (Dikutip dari berbagai sumber)