Mengenal Wisata Sejarah di Sumenep

Advertisement

Ads

Mengenal Wisata Sejarah di Sumenep

SAKERA MEDIA
Rabu, 27 Mei 2015

Bangsawan Sumenep tempo dulu meninggalkan jejak-jejak sejarah yang masih bisa dirasakan masyarakat Sumenep hingga saat ini. Peninggalan-peninggalan tersebut berupa bangunan yang mempunyai nilai arsitektur tinggi. Hingga saat ini bangunan tersebut masih kental dengan nilai sejarahnya meski sudah mengalami renovasi dan perbaikan dari masa ke masa. Hal itu tidak serta merta menghilangkan ruh sejarah dari bangunan tersebut.

Sebab nilai sejarahnya yang tinggi, maka tak heran jika peninggalan sejarah tersebut memiliki daya tarik bagi para wisatawan untuk mengunjunginya, baik wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Dari sekian banyak wisata yang ada di Sumenep, baik wisata budaya-arsitektur maupun wisata-wisata lainnya, membuat pemerintah tertarik untuk menjadikan Sumenep sebagai ikon wisata di Madura pasca diresmikannya jembatan Suramadu. Namun sayang, rencana tersebut masih berhenti di wacana saja tanpa ada tindak lanjut yang pasti. Meski demikian, semoga master plan tersebut masih bisa direalisasikan, sebab kabupaten Sumenep memang layak dijadikan kota pariwisata.

Di antara bangunan-bangunan sejarah yang memiliki nilai arsitektur tinggi di Sumenep adalah sebagai berikut:

1. Masjid Jami’ Sumenep
Masjid ini termasuk masjid tertua di Madura. Terletak tepat di barat taman Adipura Sumenep. Bagi orang-orang yang bertandang ke taman Adipura, bisa melihat langsung masjid ini, sebab taman Adipura terletak di depan masjid jami’. Dilihat dari bentuk bangunannya, masjid ini merupakan perpaduan budaya dan arsitektur dari berbagai negara, seperti Arab, Persia, Jawa, India, dan China. Kubah yang berada di puncak masjid menunjukkan arsitektur Arab dan Persia. Konon, masjid ini termasuk 10 masjid di Indonesia yang memiliki arsitektur khas.

2. Museum Keraton Sumenep
Museum ini menyimpan berbagai koleksi cagar budaya peninggalan keraton Sumenep maupun benda-benda pemberian kerajaan Inggris dan Belanda. Di sana pengunjung akan dipertemukan dengan kaca besar, kereta kencana, al-Quran raksasa, kursi bergoyang, fosil-fosil binatang, dan lain sebagainya.

3. Keraton Sumenep
Keraton ini letaknya tepat berada di depan museum. Dalam kawasan ini juga terdapat beberapa bangunan cagar budaya seperti Pendapa Agung, Taman Sari, Kantor Koneng, dan lain-lain.

4. Rumah adat tradisional
Rumah adat tradisional biasanya berhalaman taneyan lanjhang. Rumah semacam ini bisa ditemui di beberapa daerah di Sumenep, seperti di rumah-rumah penduduk menuju pantai lombang.