Kebiasaan Masyarakat Madura Menanam Tanaman Obat di Pekarangan

Advertisement

Ads

Kebiasaan Masyarakat Madura Menanam Tanaman Obat di Pekarangan

Unzilatur Rahmah
Jumat, 01 Mei 2015


Kita ketahui bersama, Madura merupakan salah satu pulau yang bisa dikatakan pulau agak kering. Tanahnya pun banyak yang kurang produktif. Dan masyarakat Madura merupakan masyarakat yang pandai memanfaatkan lahan yang ada.

Lahan di pinggir rumah yang hanya seluas setengah meter sekali pun, masyarakat pasti bisa memanfaatkannya untuk ditanami. Salah satu tanaman yang sering menjadi pilihan ialah tanaman obat. Dan nyaris semua keluarga masyarakat Madura pedesaan, pasti memiliki tanaman obat.

Tanaman obat tersebut di tanam di pinggir-pinggir pekarangan rumah. Biasanya terdiri dari Kunyit, Temu Lawak, Jahe, Temu Kunci dan sebagainya. Bagi masyarakat Madura, memiliki tanaman obat sendiri merupakan hal yang sangat perlu. Karena sangat bermanfaat ketika salah satu anggota keluarga sakit dan membutuhkan obat tradisional. Tidak perlu keliling sana-sini, tinggal mengambil milik sendiri, mengolah, lalu memberikannya kepada anggota keluarga yang sakit.

Meminta ke tetangga terkadang merasa segan atau malu. Karena sebenarnya di pinggir-pinggir rumah, masih bisa ditanami tanaman obat. Masyarakat khawatir tetangga akan menganggap dirinya mumus atau pemalas karena tanaman obat saja tidak punya. 



Author : Unzilatur Rahmah | Foto : © 2015 - Ahmad/EMC