Pak-Kopak, Mainan Tradisional Untuk Menghibur Anak-anak

Advertisement

Ads

Pak-Kopak, Mainan Tradisional Untuk Menghibur Anak-anak

Unzilatur Rahmah
Kamis, 30 April 2015


Saat ini, kebanyakan orang tua sudah terbiasa mengajak anaknya jalan-jalan untuk menghiburnya. Jika orang tua sedang sibuk bekerja, anak biasanya dititipkan ke pengasuh atau ke orang tua. Namun hal itu jarang terjadi pada jaman dulu. Masyarakat Madura bekerja ke ladang sambil mengasuh anak ketika anak sudah bisa bermain sendiri.

Jadinya, ketika anak rewel, orang tua tidak boleh kehabisan cara untuk menghibur anak. Bisa sambil menggendong anak, sambil merumput. Namun selama anak masih bisa dihibur dan mau bermain sendiri, orang tua akan mencari mainan sebisanya.

Salah satu mainan yang biasa diberikan kepada anak yang sedang rewel ketika orang tua bekerja, ialah pak-kopak. Pak-kopak merupakan mainan yang terbuat dari batang bagian pangkal daun Pohon Pisang. Batang yang besarnya seukuran lengan anak itu kemudian diiris menjadi tiga di satu bagian ujung. Cara mengisinya tidak boleh sampai putus. Melainkan hanya sampai di atas bagian tengah saja. Setelah itu, dua bagian paling pinggir agak dipatahkan. Jadilah Pak-kopak.

Untuk memainkannya, Pak-kopak digerakkan ke kanan kiri hingga menimbulkan bunyi Pak-kopak. Mainan ini memang akan menyisakan kotoran getah pada baju anak. Namun hal itu tidak terlalu penting dibandingkan anak tetap tenang dan orang tua bisa melanjutkan pekerjaan. Tak heran jika baju anak-anak jaman dulu banyak noda getahnya di sana-sini.




Author : Unzilatur Rahmah | Foto : © 2015 - Ahmad/EMC