3 Kesenian Penting di Madura

Advertisement

Ads

3 Kesenian Penting di Madura

SAKERA MEDIA
Rabu, 22 April 2015

Pestas Drama Lodruk di Pamekasan Madura. © 2014 eMadura.com/Saiful
 Setiap daerah pasti memiliki kesenian unik yang berbeda dengan daerah-daerah lainnya. Kesenian tersebut berfungsi sebagai identitas suatu daerah. Madura dengan berbagai budayanya, juga memiliki kesenian yang unik dan menarik, baik seni tari, seni tarik suara, seni rupa, seni ukir,dan lain sebagainya. Di antara kesenian tersebut adalah:

  1. Batik
    Penenun tradisional atau batik merupakan salah satu bentuk pengejewantahan seni rupa di Madura. Dengan menggunakan dominasi berpola poleng merah, putih, hitam, kuning dan hijau lumut, batik Madura tampak elok dan indah dipandang mata.
  2. Kejhung dan ludruk
    Kejhung (kidung) biasanya dilaksanakan saat ada acara walimah. Dalam acara walimahan, tuan rumah kadang mengundang kelompok musik kejhung untuk memeriahkan acara pernikahan. Jika tidak mengundangnya, paling tidak ada lagu kejhung yang diperdengarkan saat acara pernikahan. Kejhung biasanya dilengkapi dengan musik tradisional yang biasa disebut dengan saronen/ludruk. 
  3. Tari muang sangkal
    Muang sangkal adalah seni tari yang berasal dari Sumenep. Tari ini biasanya digelar saat menyambut tamu-tamu agung. Muang sangkal bahkan pernah tampil di Indosiar saat acara D’Academy 2. 
Itulah sebagian kesenian yang terdapat di Madura. Dan masih banyak lagi model kesenian yang menjadi ikon budaya di Madura. Bagi wisatawan yang ingin mengetahui kesenian Madura, bisa menghadiri acara “Semalam di Madura” yang menjadi pagelaran budaya setiap tahun. Acara ini biasanya digelar di akhir bulan Oktober.