Tempat Sarang Lebah dari Tunggul Pohon Siwalan

Advertisement

Ads

Tempat Sarang Lebah dari Tunggul Pohon Siwalan

Unzilatur Rahmah
Jumat, 27 Maret 2015


Di peternakan Lebah Madu, para peternak menggunakan kotak yang terbuat dari kayu sebagai tempat Lebah membuat sarang. Yang namanya peternakan, jumlah madunya pasti banyak. Namun sebagai salah satu sumber obat, masyarakat Madura tidak mau kalah dengan para peternak Lebah Madu.

Meski dengan alat seadanya dan hasil madu yang tidak banyak pula, masyarakat Madura memanfaatkan alat yang ada untuk mengundang Lebah Madu. Masyarakat Madura membuat tempat Lebah Madu bersarang dari tunggul Pohon Siwalan muda. Caranya ialah dengan membiarkan bagian tengah tunggul membusuk sehingga tersisa bagian kulitnya saja.


Ketika tunggul pohon Siwalan sudah ada rongga di bagian tengahnya, di salah satu ujungnya diberi penutup dari seng,kardus atau plastik yang diberi lubang kecil-kecil. Tutup tersebut menjadi mirip dengan sarang lebah yang ada lubang-lubangnya. Tunggul yang sudah diberi penutup tersebut kemudian diikat dengan tali kuat-kuat. Tali tersebut berfungsi sekaligus sebagai gantungan.

Jadilah tempat sederhana untuk Lebah Madu bersarang. Tempat sarang ini selanjutnya digantung di pohon-pohon dekat rumah, atau di atap rumah bagian pinggir. Kalau ada sekelompok Lebah Madu yang bersarang di sana, berarti beruntung. Jika tidak, ya tidak perlu pusing. Karena dalam membuat tempat sarangnya pun tidak membutuhkan modal besar. Juga tidak ada usaha untuk menangkap Ratu Lebah dan meletakkannya di tempat sarang tersebut.

Namun demikian, jika sedang beruntung, saat musim bunga, Lebah Madu yang ada di sarang tersebut bisa menghasilkan madu yang cukup untuk dikonsumsi keluarga. Setidaknya satu cangkir/lebih banyak Madu bisa dikumpulkan dalam sekali panen.