Menjelajahi Gua Blaban di Bagian Dalam

Advertisement

Ads

Menjelajahi Gua Blaban di Bagian Dalam

Unzilatur Rahmah
Kamis, 19 Maret 2015


Berpetualang ke gua biasa dengan gua di bawah tanah jelas berbeda. Jika di gua biasa Anda mungkin akan menemukan banyak kelelawar beterbangan dan buang kotoran seenaknya. Namun suasana ini tidak akan ditemukan di gua bawah tanah, yang dihasilkan akibat galian sumur warga Desa Blaban Kec. Batumarmar.

Dari atas gua,pengunjung mungkin hanya melihat tangga lingkar menuju ke arah perut bumi. Namun setelah tiba di bawah, pengunjung akan melihat keindahan Gua Blaban yang dipenuhi dengan stalaktit berwarna putih, kuning dan hitam. Jenis batuan yang terdapat di dalam Gua Blaban ini merupakan jenis batuan mirip kemenyan yang kerlap-kerlip. Sangat cocok dengan nama kecamatannya, yakni Kecamatan Batu Marmar.

Untuk bisa memasuki Gua Stalaktit ini, pengunjung harus membayar karcis sebesar Rp. 20.000/ orang. Sebagai persiapan, sebaiknya dari rumah, pengunjung sudah berpakaian celana; terutama bagi perempuan. Karena jika memakai rok atau sarung, bisa mudah tersangkut pada tangga. Dan tentu saja akan menjadi pemandangan kurang etis bagi orang-orang di bawah ketika hampir tiba di bawah.

Pengunjung juga harus ekstra hati-hati saat turun dan hampir mencapai bawah. Karena tangga menjadi agak licin akibat kelembaban di dalam gua. Namun pengunjung tidak perlu takut atau khawatir, karena di dalam gua ada masyarakat setempat merangkap petugas yang bertugas menjaga keamanan para pengunjung.

Saat akan memasuki mulut gua yang merupakan sumur galian, pengunjung dianjurkan pula untuk membuka alas kaki. Karena cuaca di dalam gua cukup lembab. Air yang menetes terus menerus dari langit-langit gua menjadikan lantai gua cukup licin. Sehingga pengunjung harus ekstra berhati-hati jika ingin menyusuri bagian-bagian gua.

Hal ini juga harus menjadi perhatian bagi pengunjung yang ingin berfoto. Karena kamera sulit sekali mencari fokus. Di samping karena penerangan gua yang kurang, juga karena cuaca yang lembab. Lensa kamera bagian luar sangat mudah buram akibat kelembaban.


Namun segala perjuangan untuk mencapai bagian bawah Gua Stalaktit Blaban ini akan terbayar dengan keindahan yang ada di dalamnya. Di bagian dalam gua sudah dilengkapi dengan lampu penerangan, meski hanya sedikit. Juga dilengkapi lampu warna-warni yang menambah keindahan bagi pengunjung yang ingin berfoto. Selain itu, terdapat pula kipas angin untuk mengurangi cuaca panas di dalam gua.


Author : Unzilatur Rahmah | Foto : © 2015 - AhmadEMC