Membatik, Membutuhkan Ketelatenan yang Ekstra

Advertisement

Ads

Membatik, Membutuhkan Ketelatenan yang Ekstra

Unzilatur Rahmah
Senin, 30 Maret 2015

Membatik merupakan pekerjaan sekaligus menuangkan daya seni dalam diri. Membatik merupakan pekerjaan yang berfungsi sebagai salah satu cara menambah penghasilan keluarga. Kebanyakan pekerja batik rumahan yang ada di Madura terdiri dari kaum perempuan. Lalu dimana peran laki-laki?

Pekerjaan membatik merupakan pekerjaan yang membutuhkan daya seni yang baik. Selain kemampuan di bidang seni, juga membutuhkan ketelatenan atau ketelitian yang ekstra. Selain ketelatenan, juga membutuhkan konsentrasi yang ekstra pula. Jika tidak hasil batik menjadi tidak maksimal.

Proses membatik pun tidak lah sebentar. Apalagi untuk ukuran kain yang lebar, bisa membutuhkan waktu seharian hingga beberapa hari untuk menyelesaikannya. Belum lagi proses lain seperti proses menggambar atau membuat pola, memberikan isi pada bagian dalam pola, hingga proses mewarnai. Proses mewarnai pun tidak cukup sekali. Belum lagi proses membersihkan sisa-sisa warna luntur dan proses pengeringan.

Itu lah mengapa, sebagian besar proses membatik dilakukan oleh kaum perempuan. Karena perempuan memiliki ketelatenan yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Meski demikian, membatik juga bisa dilakukan oleh laki-laki yang berminat menekuni seni batik. Tinggal mengasah keterampilan dan terus berani untuk mencoba. Tertarik untuk membatik? tidak ada salahnya mencari seseorang masyarakat Madura yang bisa melatih dan berbagi ilmu untuk bisa membatik.