Pernikahan Salèp Tarjha Dilarang di Madura

Advertisement

Ads

Pernikahan Salèp Tarjha Dilarang di Madura

Kamis, 08 Januari 2015

Pernikahan Salèp Tarjha merupakan istilah yang dipakai untuk pernikahan dua orang bersaudara sama jenis kelaminnya yang dibarengkan. Misalnya, saudara sesama perempuan berencana untuk menikah bersama. Maka itu dilarang oleh tradisi kepercayaan masyarakat Madura.

Bagi masyarakat Madura, menikahkah dua bersaudara bersamaan dipercaya akan membawa dampak yang tidak baik terhadap kehidupan rumah tangga salah satu di antara mereka, atau keduanya. Rejekinya bisa seret, susah punya anak, sering cekcok, hidup sengsara atau bahkan salah satunya akan mati. Intinya segala jenis konflik rumah tangga bisa menghampiri kehidupan orang yang melakukan pernikahan Salèp Tarjha.

Oleh karena itu, sebisa mungkin, orang Madura menghindari penikahan Salèp Tarjha ini. Kalau pun berbarengan dengan niat menghemat biaya, akad nikahnya tidak boleh bersamaan. Harus dilaksanakan di hari atau tanggal yang berbeda. Sehingga saat walimah, bisa bersamaan.


Hal seperti ini tidak ada dalam ajaran Islam. Entah masyarakat memperoleh kepercayaan seperti ini dari mana. Dan memang jika sesuatu hal itu dipercaya, maka itu akan betul-betul terjadi. Karena memang sudah pernyataan Allah dalam Hadist Kudsi bahwa, ketentuan Allah itu tergantung prasangka hambanya. Jika prasangka manusia baik, maka segalanya akan baik. Tapi jika prasangka hamba-Nya buruk, seperti dalam kepercayaan pernikahan Salèp Tarjha ini, maka hal buruk kemungkinan besar bisa terjadi.

Author : Unzilatur Rahmah | Foto : © 2014 - Saiful/EMC