Permainan Ka’seka’ Ambeng atau Selodor Kini Tak Ada Peminat

Advertisement

Ads

Permainan Ka’seka’ Ambeng atau Selodor Kini Tak Ada Peminat

Unzilatur Rahmah
Senin, 19 Januari 2015

Permainan tradisional memang nyaris tinggal nama. Tak banyak anak-anak yang meski pun tahu bagaimana cara bermainnya, mau memainkannya. Salah satu permainan tradisional yang sepi peminatnya adalah permainan Ka’seka’ Ambeng atau Selodor.

Permainan yang memerlukan kerjasama tim ini sudah tak terlihat di antara sekian kelompok bermain anak-anak. Anak yang bermain Ka’seka’ Ambeng minimal berjumlah 4 orang. Agar permainan seimbang, jumlah anak yang bermain harus genap. Masing-masing tim ada dua anak. Semakin banyak anak yang bermain, maka permainan Ka’seka’ Ambeng akan semakin seru.

Cara bermain Ka’seka’ Ambeng atau Selodor sebenarnya cukup mudah. Tahap-tahapnya ialah sebagai berikut:

1.      Pertama, anak yang akan bermain terlebih dahulu menentukan pembagian tim. Cara menentukannya bisa dengan hompimpa.
2.      Kedua tim membuat kesepakatan pemcapaian poin.
3.      Langkah selanjutnya, masing-masing perwakilan tim suit untuk menentukan tim mana yang akan menjadi penghalang, dan tim mana yang akan melintas. Tim yang kalah dalam suit biasanya menjadi penghalang terlebih dahulu.
4.      Selanjutnya, anggota tim mengambil tempat masing-masing. Tim yang menjadi penghalang mengambil tempat berjejer depan-belakang. Yang perlu diperhatikan adalah pembatas lintasan. Di kanan kiri anggota tim yang menjadi penghalang biasanya diberi batu atau sandal. Tim yang melintas tidak boleh keluar dari batas tersebut.
5.      Jika semuanya sudah siap, tim pelintas berusaha melintasi anggota tim penghalang satu persatu hingga tiba di ujung paling belakang. Tim penghalang berusaha menghalangi dengan menyentuh tim pelintas dalam garis yang menjadi tanggung jawabnya. Kalau berhasil melewati semua anggota tim penghalang, selanjutnya tim pelintas berusaha kembali lagi ke depan.
6.      Jika salah satu tim pelintas tersentuh oleh tim penghalang dalam garis yang lurus dengan pembatas kanan kiri, maka posisi tim diganti. Yang menjadi penghalang selanjutnya menjadi pelintas. Dan yang sebelumnya menjadi pelintas berubah menjadi penghalang. Aturan ini juga berlaku apabila salah satu anggotatim pelintas, melintas diluar batas yang telah disepakati.

7.      Jika tim pelintas berhasil melewati tim penghalang hingga kembali lagi ke posisi pemberangkatan, berarti tim tersebut mendapat satu poin. Permainan selesai jika salah satu tim memperoleh poin sesuai kesepakatan sebelum bermain.


Author : Unzilatur Rahmah