Masyarakat Madura dan Bisnis Besi Tua

Advertisement

Ads

Masyarakat Madura dan Bisnis Besi Tua

Unzilatur Rahmah
Senin, 19 Januari 2015

Jenis mata pencaharian masyarakat Madura cukup beragam. Ada yang menjadi petani, nelayan, kuli, pegawai negeri, pengusaha UKM, hingga mata pencaharian yang memanfaatkan kreativitas seperti seniman, penulis, desainer, dan fotografer. Yang tak kalah menariknya ialah pekerjaan sebagai pengusaha besi tua.

Kalau berbicara besi tua, pasti kita ingat pada Muslim; finalis Stand Up Comedy yang diselenggarakan oleh salah satu stasiun TV swasta nasional. Muslim kalau berbicara orang Madura, pasti berbicara besi tua. Karena pada kenyataanya demikian. Bisnis besi tua merupakan bisnis yang cukup menggiurkan kalau modalnya besar sekalian.

Bahkan di daerah perairan Bangkalan, ada pengusaha besi tua yang membeli kapal rusak lalu memotongnya. Kemudian menjualnya secara kiloan. Hasilnya lumayan besar loh. Menapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Meski demikian, ada juga pengusaha besi tua bermodal kecil. Yah, dalam sehari, untung kalau mendapat besi 1 kg.

Besi tua memang menjadi barang yang sangat bernilai bagi masyarakat Madura. Tak heran kalau tiang-tiang listrik Jembatan Suramadu sering hilang. Jangan menuduh orang jauh, kemungkinan besar yang mengambil adalah masyarakat Madura sendiri. Bahkan kadang, besi yang sangat kecil seperti kabel bisa hilang loh. Itu karena saking bernilainya besi tua bagi masyarakat Madura.

So, buat Anda masyarakat Madura yang punya simpanan besi tua di rumah, hati-hati kemalingan. Segera lah jual ke pengusaha terdekat.


Author : Unzilatur Rahmah