Kocor, Kue Khas Hari Raya di Madura

Advertisement

Ads

Kocor, Kue Khas Hari Raya di Madura

Unzilatur Rahmah
Rabu, 07 Januari 2015


Salah satu kue di Madura yang biasa disajikan saat hari-hari besar Islam adalah Kocor. Merupakan jenis kue manis yang berbahan dasar cukup simple. Hanya terdiri dari tepung beras dan gula. Namun menawarkan rasa yang cukup membuat penikmatnya mengacungkan jempol.

Buat yang masih belum tahu caranya membuat Kocor, ini caranya. Pertama, siapkan Tepung Beras dan Gula Pasir dengan takaran yang sama. Jika Tepung Berasnya ½ Kg, maka gula pasirnya pun ½ Kg. Jika suka dengan rasa gula merah, gula pasir bisa diganti gula merah dengan takaran yang sama.

Rasanya memang akan sangat manis. Namun ini mencegah tekstur Kocor mengeras jika sudah dingin. Ada Kocor yang menggunakan takaran gula setengah dari jumlah takaran tepung, tapi itu biasanya digunakan oleh para pedagang. Kocor yang dibuat dimaksudkan untuk dijual.

Cara membuat Kue Kocor, aduk tepung beras dengan gula. Lumasi dengan sedikit air. Aduk hingga rata lalu biarkan selama 1-3 jam. Takaran airnya hanya sampai tepung terbasahi semua. Bukan sampai membuatnya meleleh seperti adonan yang siap dimasak. Karena gula pasir akan membuat adonan semakin lama direndam atau dibiarkan, ia semakin meleleh. Baru deh kalau gulanya sudah tercampur semua, tapi adonan belum meleleh, bisa ditambah sedikit air.

Kalau adonan siap digoreng, maka langkah selanjutnya adalah menggorengnya. Yang harus diperhatikan dalam menggoreng Kocor adalah api. Kalau minyak goreng sudah mendidih, kecilkan nyala api. Tuang sedikit adonan, ± ¾ dari wadah cangkir ke dalam minyak yang sudah mendidih. Setelah tiba di penggorengan, jangan dihancurkan loh ya. Tapi biarkan selama beberapa detik hingga membentuk pinggir. Selanjutnya, siram dengan minyak mendidih dari pinggir di bagian atas Kocor. Jangan dibalik. Terus siram hingga membentuk seperti gunung. Goreng hingga cokelat atau kuning keemasan.

Jika Kocor yang Anda buat tidak terbentuk seperti gunung, misalnya tidak membentuk pinggir saat baru dituang, tapi adonannya malah berserakan di wajan, berarti Anda gagal. Karena meski sudah sering membuat Kocor sekali pun, kegagalan sering terjadi pada ibu-ibu rumah tangga yang suka memasak Kocor. Faktor penyebab kegagalan tersebut bisa karena takaran antara tepung dengan gula tidak seimbang (gula terlalu banyak). Atau karena jenis tepung yang Anda beli kualitasnya tidak cocok untuk dibuat Kocor.

Kocor bisa bertahan hingga 20 hari tanpa muncul jamur, tanpa basi, tanpa bau tak enak. Dan rasanya, bagi yang tidak terlalu suka manis, bisa jadi sakit gigi karena kemanisan. Tapi semoga saja tidak. Dan buat yang penasaran sama rasanya, silakan coba membuat. Atau tak mengapa lah main ke rumah kami di Madura saat hari-hari besar Islam.



Author : Unzilatur Rahmah | Foto : © 2015 - EMC/Unzilatur