Pribahasa Bahasa Madura dan Artinya (1)

Advertisement

Ads

Pribahasa Bahasa Madura dan Artinya (1)

Unzilatur Rahmah
Sabtu, 27 Desember 2014


Buat Anda orang Madura yang belum tahu parebesan atau ca’oca’ Bahasa Madura, darah kemaduraannya perlu dipertanyakan nih. Yang belum tahu, di sini ada beberapa pribahasa Bahasa Madura yang bisa Anda pelajari dan jadikan andalan ketika berkomunikasi dalam Bahasa Madura.

Abhental Ombek asapo’ angin (berbantal ombak berselimut angin)  : istilah yang dipakai untuk para nelayan. Laut adalah rumahnya. Jadi bantalnya angin, selimutnya ombak.

Lebbi bhagus potè tolang tèmbheng potè matah (Lebih baik putih tulang daripada putih mata) : Lebih baik mati berkalang tanah daripada harus menanggung malu

Abeddhe’ e delem aeng (Berbedak di dalam air) : Melakukan pekerjaan yang sia-sia

Tep-kotep cellot (Melempar-lemparkan lumpur) : Menyuruh seseorang tapi tak juga kembali

Meltas panjhelin (Lambaian rotan) : Menggambarkan cara berjalan perempuan yang sangat indah.

Jheruk saloni (Jeruk sebiji) : Gambaran tentang bibir seseorang yang sangat indah.

Bepa’ bebhu’ guru ratoh (Bapak, Ibu, Guru, Raja) : Menggambarkan siapa saja yang harus dihormati.

Watowah ajem (Tua-tua ayam) : Perempuan yang semakin tua semakin cantik

Watowa pate’ (tua-tua anjing) : Perempuan yang semakin tua semakin jelek

Tade’ aeng aghili ka oloh (tidak ada air yang mengalir ke hulu) : Tidak ada orang tua yang numpang hidup pada anaknya