Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Pesantren Tertua di Madura

Advertisement

Ads

Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Pesantren Tertua di Madura

Unzilatur Rahmah
Minggu, 21 Desember 2014

Terletak di Kec. Pagantenan Pamekasan. Berdiri pada tahun 1787 M/ 1204 H. Didirikan oleh KH. Istbat Bin Ishak. Nama Banyuanyar diambil dari sumur yang ditemukan beliau di daerah tersebut. Sumur tersebut tidak pernah kering meski di puncak musim kemarau. Pondok pesantren ini berdiri bahkan saat Indonesia masih dalam cengkeraman penjajah Belanda.

Dulunya, pesantren ini tidak seperti sekarang. Hanya berbentuk langgar, sebagai tempat mengaji ilmu agama masyarakat sekitar. Baru saat menjelang kematian Kiayi Istbat Bin Ishak, Langgar Banyuanyar diwasiatkan agar diubah menjadi pondok pesantren.

Visi PP. Darul Ulum Banyuanyar ialah, melahirkan generasi muslim yang berakhlakul karimah, berilmu amaliyah, dan beramal ilmiyah. Lembaga pendidikan yang berdiri di PP. Darul Ulum Banyuanyar antara lain, pendidikan non formal Madrasah Diniyah, lembaga pendidikan modern dari tingkat Paud hingga Madrasah Aliyah, serta pendidikan khas pesantren seperti kajian Al-Qur’an dan kitab-kitab klasik.

PP. Darul Ulum Banyuanyar merupakan pelopor berdirinya Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam (STAI) Al-Khairat. Bersama 2 pondok pesantren besar lainnya, yakni PP. Mambaul Ulum Bata-Bata, dan PP. Miftahul Ulum Panyeppen.

KH. Istbat kemudian memiliki cucu KH. Abd Majid, pendiri PP. Mambaul Ulum Bata-Bata, terletak di sebelah barat PP. Darul Ulum Banyuanyar.



Author : Unzilatur Rahmah | Foto : © 2014 - Ahmad/EMC