Memanjat Pohon, Keahlian yang Masih Dicari

Advertisement

Ads

Memanjat Pohon, Keahlian yang Masih Dicari

Senin, 08 Desember 2014

eMadura.com - Di Madura, banyak sekali pohon kelapa dan siwalan yang tinggi. Untuk mengambil kelapa, siwalan, nira, atau daunnya, dibutuhkan keahlian khusus memanjat. Karena tidak semua orang bisa memanjat pohon tanpa cabang ini.

Masyarakat yang memiliki banyak pohon kelapa dan siwalan rata-rata bisa memanjat pohon. Khususnya kaum lelaki. Namun tidak semua keluarga bisa mengambil kelapa sendiri. Entah karena beberapa kaum lelaki muda Madura tidak bisa memanjat, atau ada keluarga yang tidak memiliki anggota keluarga laki-laki. Atau kalau pun ada, mungkin sudah berusia lanjut sehingga tidak mahir lagi dalam memanjat.

Oleh karena itu lah, beberapa masyarakat masih membutuhkan jasa ahli memanjat. Namun bayaran jasa pemanjat ini tidak seberapa. Kalau sekarang, bayaran untuk memanjat 3 pohon hanya kurang lebih Rp.10.000. Karena harga kelapa, siwalan, dan tikar dari daun siwalan pun tergolong murah. Ada juga pemanjat yang meminta atau diberi bayaran kelapa. Setiap 1 pohon dibayar 2 buah kelapa.

Padahal memanjat pohon merupakan pekerjaan yang mempertaruhkan nyawa. Orang yang meninggal akibat jatuh dari pohon kelapa dan siwalan pun ada. Barangkali jika harga kelapa, siwalan, dan tikar sedikit lebih mahal, bayaran untuk pemanjat pohon kelapa dan siwalan pun akan lebih mahal.




Author : Unzilatur R