Wisata Belanja di Malioboro, Yogyakarta

Advertisement

Ads

Wisata Belanja di Malioboro, Yogyakarta

SAKERA MEDIA
Rabu, 19 November 2014


eMadura.com - Setelah Anda seharian mengunjungi tempat-tempat wisata yang berada di Yogyakarta, sepertinya Anda belum dikatakan berlibur di Yogyakarta apabila belum mampir untuk berwisata belanja di Malioboro. Malioboro sebenarnya adalah nama jalan, yang menurut masyarakat sekitar Malioboro ini berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti karangan bunga.

Sesuai dengan arti namanya, jika Anda berjalan di sepanjang Jalan Malioboro Anda seolah-olah sedang berjalan diantara karangan-karangan bunga yang indah yang dipenuhi oleh penjual barang-barang yang beraneka ragam.

Suasana di Jalan Malioboro begitu ramai dan pasti berdesakan. Menjelang malam, biasanya Malioboro terlihat semakin ramai, karena biasanya para wisatawan baru selesai berwisata menjelang malam dan memutuskan beristirahat di Malioboro. Bahkan biasanya jika sedang padat, kendaraan Anda tidak akan kebagian tempat parkir. Dan biasanya terpaksa banyak wisatawan yang memarkir kendaraannya di tempat-tempat alternatif yang kelihatannya masih kosong.

Jika Anda ingin berbelanja di Malioboro, sepertinya Anda harus mempersiapkan kondisi fisik Anda. Jika Anda sudah lelah, penulis menyarankan lebih baik Anda beristirahat saja di dalam mobil atau bus. Hal ini dikarenakan karena Anda pasti tidak puas jika hanya berjalan beberapa meter saja. Mengunjungi Malioboro belum lengkap rasanya jika belum berjalan dari ujung ke ujung. Anda akan ditawarkan berbagai jenis barang berupa suvenir atau makanan di sebelah kanan dan kiri Anda. Tetapi tenang saja, jika Anda lelah Anda bisa menyewa becak atau andong untuk berkeliling Malioboro. Harganya? Tenang saja, harganya pasti terjangkau kok.

Gambaran seperti apa Jalan Malioboro ini seolah tidak bisa dijelaskan dan lebih baik untuk menikmatinya, Anda langsung saja datang ke tempatnya dan nikmati lengkapnya barang-barang khas Yogyakarta yang ada di sana. Mulai dari aksesoris, kaos, batik, kerajinan tangan, makanan khas. Bagi Anda yang ingin berbelanja di mall, tenang saja. Di Jalan Malioboro juga ada sebuah mall bisa Anda kunjungi. Jika Anda lelah Anda bisa beristirahat di angkringan, tempat makan yang menjadi ciri khas masyarakat Yogyakarta. Anda juga akan menemukan banyak sekali warung makan lesehan di sepanjang Jalan Malioboro yang mungkin akan jarang Anda temukan di tempat lain.

Tetapi bagi Anda para wisatawan yang berasal dari luar Yogyakarta atau luar Jawa, lebih baik Anda cukup berhati-hati dalam berbelanja. Pandai-pandailah menawar harga, karena biasanya ada juga para pedagang nakal yang sengaja memberikan harga tinggi bagi Anda yang mungkin berasal dari luar daerah. Sebagai tips, ajaklah teman Anda yang bisa berbahasa Jawa atau berasal dari Yogyakarta untuk “senjata” menawar harga.

Malioboro yang sekarang adalah Malioboro yang sudah berkembang sangat pesat. Menurut beberapa sumber, padahal dulu Malioboro adalah jalanan yang sepi, loh. Jalan ini hanya digunakan sebagai akses menuju ke Keraton.


Author : Bagas Dharma
Foto : (c) Ahmad/EMC