Uniknya Arsitektur Candi Arjuna Dieng

Advertisement

Ads

Uniknya Arsitektur Candi Arjuna Dieng

Aminullah
Rabu, 19 November 2014

 

eMadura.com - Dataran Tinggi Dieng memang dikenal memiliki lebih dari satu obyek wisata. Bahkan lingkungan sekitarnya pun pantas disebut sebagai obyek wisata karena memiliki keunikan dan keindahan tersendiri. Nah, kawasan wisata Dieng ini bukan hanya punya obyek wisata alam saja, loh. Ada satu obyek wisata berupa candi yang wajib Anda kunjungi jika Anda ke Dieng. Candi ini bernama Candi Arjuna, sebuah candi yang masuk dalam komplek Candi Arjuna.

Untuk bisa masuk ke obyek wisata Candi Arjuna, Anda bisa membeli tiket terusan di gerbang utama obyek wisata Dieng. Biasanya Anda akan mendapatkan tiket untuk obyek Teater, Kawah Sikidang dan Candi Arjuna. Tiketnya bisa Anda dapatkan dengan harga hanya Rp 18.000,- per orang (Agustus 2014). Tetapi jika Anda datang bersama rombongan, biasanya Anda akan mendapat potongan harga. Setelah itu Anda hanya perlu membayar biaya parkir di setiap obyek yang Anda kunjungi karena setiap obyek jaraknya cukup jauh, dan Anda harus menempuhnya menggunakan kendaraan.

Sesampainya di kawasan komplek Candi Arjuna, Anda akan disambut sebuah candi di depan pintu gerbang. Di dalam komplek candi tersebut terdapat beberapa candi diantaranya Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra. Sedangkan Candi Arjuna sendiri terletak di bagian paling utara komplek candi tersebut, sementara Candi Semar adalah candi pelengkap dari Candi Arjuna, di mana kedua candi ini saling berhadapan.

Arsitektur dari candi-candi yang ada di komplek Candi Arjuna terbilang cukup menarik. Jika diukur, Candi Arjuna berukuran kurang lebih 6 m x 6 m yang menghadap ke arah barat. Atap candi dihiasi dengan menara-menara berukuran kecil di keempat sisinya. 

Menuju ke areal dalam candi, perjalanan Anda akan diiringi dengan pemandangan hijau sawah di sisi kanan dan kiri. Pepohonan yang rindang pun seolah berjajar untuk melindungi para pengunjung dari teriknya sinar matahari. Di sepanjang jalan tersebut Anda juga akan menemukan banyak penjual siomay, pengamen dan badut-badut yang memakai kostum-kostum kartun untuk diajak berfoto.

Kondisi alam sekitar candi pun bisa dibilang sangat asri dan sangat hijau. Rumputnya yang empuk membuat Anda bisa dengan nyaman duduk lesehan atau bahkan tidur di situ. Lima candi yang masih tersisa di komplek candi ini usianya dikabarkan sudah mencapai lebih dari seribut tahun. Di sektiar masing-masing candi biasanya terdapat orang-orang yang berdandan ala tokoh pewayangan yang biasanya berfungsi sebagai obyek foto para pengunjung.

Dan yang unik adalah badut dengan kostum Teletubbies di area bagian belakang candi. Tiga badut ini sangat laris diminati para pengunjung untuk diajak berfoto karena kondisi lingkungan sekitarnya yang memang mirip dengan tempat tinggal Teletubbies di televisi. Hamparan rumput dengan warna hijau yang halus serta pepohonan dan pemandangan gunung di belakangnya membuat komplek Candi Arjuna menjadi tempat yang cukup unik untuk berfoto.



Author : Bagas Dharma
Foto : (c) Bagas Dharma/EMC