Asta Tinggi, Pasarean Raja-Raja Sumenep

Advertisement

Ads

Asta Tinggi, Pasarean Raja-Raja Sumenep

Unzilatur Rahmah
Jumat, 28 November 2014



eMadura.com - Salah satu objek wisata religi di Sumenep, Madura adalah kompleks makam Asta Tinggi. Disebut sebagai objek wisata religi, karena wisatawan yang berkunjung ke sini biasanya bermaksud mendo’akan almarhum-almarhumah yang dimakamkan di kompleks pemakaman ini. Khususnya jajaran raja-raja Sumenep dan keluarganya. Itu lah kenapa Asta Tinggi dinamakan Asta Tinggi. Asta berarti makam dalam bahasa halus Madura, tinggi berarti para petinggi (kerajaan atau pemerintahan). Selain itu, penyebutan tinggi menunjukkan pada lokasi asta yang berada di dataran tinggi.

Asta tinggi merupakan tempat dimakamkannya para raja Sumenep beserta keluarganya. Raja beserta keluarganya yang dimakamkan di kompleks pemakaman ini antara lain, Pangeran Anggadipa, Sultan Abdurrahman Pakunataningrat I, Aryo Tirtonegoro (Bindhara Saod), Tumenggung Aryo Cokronegoro III (Pangeran Akhmad), Pangeran Polang Djiwo, R.Ayu Mas Ireng, Pangeran Wirosari, R. Ayu Artak, Pangeran Rama, Ratu Ari, R. Arya Wironegoro, dan masih banyak keluarga kerajaan yang lain.

Makam pertama di Asta Tinggi adalah makan Pangeran Anggadipa, yang merupakan adipati Sumenep pada masanya. Kemudian disusul oleh istrinya, R. Ayu Mas Ireng. Dahulu, kompleks pemakaman ini hanya berupa hutan belantara yang ditumbuhi pepohonan besar. Pagar pemakaman juga merupakan pepohonan. Namun untuk menghormati almarhum Panegran Anggadipa dan istrinya, dibangunlah pagar batu di sekelilingnya. Asta Tinggi terus mengalami proses rehabilitasi hingga seperti sekarang

Penjaga komplek pemakaman Asta Tinggi dahulunya merupakan prajurit kerajaan. Hingga sekarang, jabatan juru kunci makan ini diwariskan secara turun temurun. Kesejahteraan para penjaga dan juru kunci diperoleh dari jatah sawah dan ladang peninggalan kerajaan. Namun saat ini pemerintah kabupaten Sumenep sudah membentuk yayasan yang khusus menjaga Asta Tinggi. Yayasan tersebut bernama Yayasan Penjaga Asta Tinggi (Yapasti).

Salah satu mitos yang berkembang di masyarakat luas tentang Asta Tinggi ini, jika seorang pengunjung saat pertama kali memasuki gerbang kompleks pemakaman melihat makan kecil dan pendek (makam anak kecil), maka umurnya pendek. Sebaliknya, bila melihat makam orang dewasa yang panjang maka umurnya pun panjang. Namun yang namanya mitos, sampai sekarang belum bisa dibuktikan secara nyata.
(Disarikan dari berbagai sumber)



Author : Unzilatur R
Foto : (c) Saiful/EMC